| Akhiri dengan Indah |
|
|
|
| Friday, 19 September 2008 05:44 | |||
|
Kita tak pernah bisa menduga apa yang akan terjadi di akhir hari. Mengawali hari dengan hati riang dan semangat menjulang, kadang bisa diakhiri dengan bersungut-sungut oleh sebab berbagai macam hal. Semangat dan keriangan yang tadinya dirasakan penuh, seolah-olah terkikis oleh satu atau dua kejadian yang dialami. Rasanya keseluruhan hari itu menjadi buruk oleh sebab peristiwa yang dialami diujung hari. Permulaan yang baik selayaknya mendapatkan penutupan yang baik pula. Disinilah pentingnya menyadari dan memahami bahwa setiap aktivitas tidak hanya dinilai dari awalnya yang bagus atau bagaimana hasil akhirnya. Keseluruhan dari aktivitas itu dilakukan, diawali-dijalankan-diakhiri, semua merupakan 'permata' yang sangat penting bagi diri seorang muslim.Allah tidak menilai amalan seseorang dari hasil akhirnya saja, melainkan keseluruhannya.
Bukankah bagaimana akhir hidup seseorang pun menentukan dimana tempat kelak ia berada? Dan perjalanan hidup seseorang itu, bagaimana ia menjalaninya, akan menjadi penentu arah mana yang akan ia ambil, jalan kebaikan atau sebaliknya. Bagaimana seseorang melewati hari demi hari dalam kehidupannya akan menjadi catatan penting sebagai timbangan diakhir kelak. Kita tak pernah bisa menduga apa yang akan terjadi pada akhir hidup kita nanti. Apakah kebahagiaan abadi yang akan kita reguk, ataukah siksa berkepanjangan yang menjadi teman bagi kita untuk selamanya? Berada bersama orang-orang pilihan di surga-Nya, ataukah tenggelam bersama kesengsaraan di neraka? Itu semua diri kita sendirilah yang dapat menjawabnya. Bukan teman atau sahabat, bukan orang tua kita, bukan pula orang-orang yang telah menyaksikan tingkah polah kita didunia, sebab pada waktu itu seluruh manusia berkumpul untuk mendapatkan perhitungan atas semua amalnya. Seluruh anggota tubuh kita bersaksi, menceritakan keseluruhan perilaku kita di dunia. Kita tak pernah bisa mengira-ira bagaimana nasib kita pada hari itu...
|




